Lanjut ke konten

MARGER DAN AKUISISI

Juli 1, 2009
tags:

MERGER DAN AKUISISI

1. PENGERTIAN
Merger adalah penggabungan dari dua atau lebih perusahaan menjadi satu kesatuan yang terpadu.
• Definisi Beams dan Yusuf ( 2000 )
Mereger adalah alternative perluasaan secara internal melalui akuisisi secara bertahap dan sering kali memberi manfaat bagi semua yang bersatu dan pemiliknya
• Definisi Gurendrawati ( 1999 )
Merger adalah kondisi dua atau lebih perusahaan bekerjasamamelalui kepemilikan bersama atas suatu badan usaha.
• Definisi Suparwoto ( 1990 )
Merger ditijau dari segi hubungan antara perusahaan – perusahaan yang melakukan tiga macam :
1) Merger Vertkal
2) Merger Horizontal
3) Merger Konglimerasi

2 JENIS – JENIS MERGER
a) Merger vertical
adalah penggabungan perusahaan yang mempunyai kegiatan yang berbeda tetapi saling berhubungan
Contoh : sebagai rekan atau pelanggan

b) Merger horizontal
adalah penggabungan perushahaan yang mempunyai kegiatan yang sama atau menghasilakan barang dan jasa yang sifatnya subtitusi.
Contoh : pabrik computer gabung dengan pabrik computer lain

c) Merger konglomerasi
adalah penggabungan usaha yang terjadi yang bertujuan untuk meningkatkan profit perusahaan dari sumber atau unit bisnis
contoh : perusahaan pengobatan alternative penggabungan dengan perusahaan operator telepon seluler nirkabel
secara garis besar merger dibagi menjadi dua kelompok yaitu :
a. Financial Merger
Merger dimana perusahaan yang bersangkutan mesih tetap beroperasi sehingga tidak ada keuntungan sinergik secara operasional
b. Operating Merger
Merger yang dimana dengan harapan keuntungan sinergik
AKUISISI
1. PENGERTIAN
Akusisi adalah pembelian suatu perusahaan oleh perusahaan lain.akusisi sering digunakan untuk menjaga ketersedian pasokan bahan baku atau jaminan produk akan diserap oleh pasar
contoh : aqua diakuisisi oleh danone

Hostile Take Over atau Pengambilan Alih Secara Paksa
Adalah suatu tindakan akuisisi yang dilakukan secara paksa yang biasanya dilakukan dengan cara membuka penawaran atas saham dengan harga diatas harga pasar.Biasanya diikuti pemecatan karyawan dan meneger untuk ganti orang baru untuk melakukan efisiensi pada operasional perusahaan.
2. JENIS – JENIS AKUISISI
 Akuisisi Horisontal
Akuisisi yang dilakukan oleh suatu badan usaha yang lain, tetapi masih dalam bisnis yang sama
 Akusisi Vertikal
Akusisi pemasok atau pelanggan badan usaha yang dibeli
 Akusisi konglomerat
Akusisi badan usaha yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan badan usaha pembeli.

3. FAKTOR – FAKTOR
Faktor yang mempengaruhi merger dan akuisisi umumnya dipengaruhi oleh
1) Motif Ekonomi
Perusahaan melakukan akuisisi untuk mendapatkan keuntungan ekonomi ( jangka panjang dan jangka pendek ) dalam bentuk rendahnya biaya bahan baku
2) Strategis
Perusahaan melakukan merger dan akuisisi untuk mendapatkan posisi strategi
3) Politis, dan
Penggabungan usaha perusahaan yang dilakukan karena adanya muatan politis didalamnya, baik politis perusahaan maupun politis Negara
4) Perstis
Perusahaan melakukan merger dan akusisi untuk perusahaan target semata-mata hanya berdasarkan prentis yang didapat menunjukan pada siapa saja bahwa perusahaan akuisitor memang “ bonafit “ dan dapat “ dipercaya “
Dengan tujuan akhirnya adalah dapat mengakses kebutuhan dana dari pihak luar, bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

About these ads
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: